Diduga Proyek Pekerjaan Turap Asal-asalan,Mandor Pelaksana Menghindar Saat di Konfirmasi

Karawang,jabar _  Indoshinju.com, Selasa 29/06/2022 Pemerintah terus menerus menggelontorkan program,di mana program tersebut bisa terserap dan di nikmati kalangan masyarakat luas,tidak tanggung-tanggung pemerintah menganggarkan Milyaran rupiah,bertujuan agar pembangunan terus menerus terlaksana,agar harap perekonomian masyarakat terus maju dan berkembang.

Pemerintah provinsi dan kabupaten melalui dinas PUPR,terus merealisasi program-program seperti sarana infrastruktur.Namun ada saja pihak-pihak oknum pelaksana atau pemborong di anggap anggaran pemerintah di jadikan ajang mencari keuntungan.

Alhasil pekerjaan pembangunan proyek tidak akan maksimal kualitas dan kuantitas,seperti proyek pembangunan penurapan yang berada di Desa Sedari kecamatan Cibuaya Kabupaten Karawang,Diduga proyek yang di kerjakan pemborong terkesan asal jadi,tanpa mementingkan kualitas dan kuantitas.

Bagaimana tidak,proyek penurapan yang di kerjakan pihak pemborong,terkesan asal jadi,seperti apa yang di sampaikan salah satu warga Sedari,yang tidak mau di sebutkan nama nya.

Menurut nya,program pemerintah memang sangat membantu masyarakat,agar masyarakat bisa menikmati dan di rasakan manfaat nya,namun sangat di sayangkan pembangunan yang di kerjakan oknum pelaksana di lapangan memang terlihat asal saja,dalam pemasangan batu kali terlihat banyak air nya dan di tambah nya lagi apakah komposisi adukan akan merekat,sedangkan dengan posisi air banjir,sedangkan yang nama nya pekerjaan suatu proyek di pesisir pantai sangat rentan dengan air laut atau air asin.

Masih warga,coba saja lihat pak,untuk komposisi adukan pasir dan semen menggunakan air asin,apakah itu akan senyawa,yang ada menurut kami,pasti nya air asin tidak akan senyawa,jadi menurut kami tidak ada upaya dari mandor pelaksana untuk menggunakan air tawar,terangnya.

Menurut kami,” Yang di kejar hanya keuntungan,tidak mementingkan kualitas dan kuantitas,”ucap nya.

Awak media coba untuk menghubungi mandor pelaksana Edi melalui via telpon,namun tidak ada jawaban,terkesan menghindar,dan di duga pembangunan proyek yang di kerjakan mengurangi kualitas dan kuantitas,dan terkesan ada yang dicurangi,mulai dari kualitas dan kuantitas.

Sampai berita ini terbit,pihak pelaksana maupun pemborong belum bisa di mintai keterangan,dan proyek pembangun yang sedang di kerjakan di Sedari luput dari pengawasan Dinas PUPR Karawang.(Otong).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *