Home Hukum Di Duga Program Rumah Tidak Layak Huni Dari Provinsi di Desa Langensari...

Di Duga Program Rumah Tidak Layak Huni Dari Provinsi di Desa Langensari Ada Penyimpangan

263
0
SHARE

Karawang,jabar Indoshinju.com Selasa, 26/10/2021 Program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH),merupakan komitmen Pemprov Jawa Barat,di bawah kepemimpinan Ridwan kamil  dan Uu Ruzhanul Ulum,untuk mewujudkan hunian yang sehat bagi masyarakat Multiplier effect-nya dan di harapkan hunian sehat dapat meningkatkan derajat kesehatan  penghuninya .

Setiap penerima manfaat di Desa Langensari Kecamatan Cilamaya kulon Kabupaten Karawang yang mendapatkan bantuan untuk rehab rumah nya sebesar Rp :  17.500.000 itu pun bukan tunai,tapi berupa barang  yang di kirim langsung oleh material dengan jumlah Rp : 16.500.000 berupa barang dan cadangan upah kerja Rp 700.000 dan untuk operasional LPM nya Rp : 300.000 .

Sangat di sayangkan,program yang di salurkan dari pemerintah provinsi Jabar,  di duga tidak terserap maksimal ke penerima manfaat .

Hasil pantauan awak media online Indoshinju.com dari awal pasangan pondasi,sampai proses nya sudah 7 (Tujuh) hari lebih,di duga ada oknum yang mencoba curangi material yang di berikan kepada warga yang menerima nya,dan ada penerima manfaat yang mengeluh ke awak media online Indoshinju.com,ada jenis barang seperti  kayu,pembesian,hebel dan semen yang di kirim kan tidak sesuai dengan RAB.

Warga Langensari yang mendapatkan  program rehab rumah rutilahu dari provinsi Jabar,saat di temui di rumah nya yang sedang di bangun dengan keluhan, ” Sangat di sayangkan pak, banyak barang yang di kirim kurang sesuai,karena kayunya selain bengkok dan belah juga, kusen yang kayunya cepat rapuh,tapi karena kami hanya di beri iya di terima saja, “keluhnya.

Ketua LPM Karya yang di jumpai di rumah nya,saat di pertanyaakan peran dan fungsi LPM, dengan program Aladin (Atap,Lantai dan Dingding) dan menjawab,” Kami LPM yang sudah lama yang dulu mengajukan proposal program ini,dan sekarang sedang di realisasi,tapi LPM yang baru pun ikut membantu,ada pun terkait barang yang di kirim dari material yang tidak layak,  kami juga akan komplain ke material,”ucapnya .

Di tempat yang terpisah kepala Desa Langensari Ujang udirta saat di konfirmasi terkait program rehab rumah tidak layak huni dari provinsi memaparkan, ” Yang pertama kami ucapkan terimakasih,dan bersyukur adanya program yang di salurkan dari anggaran provinsi Jabar,Tahun 2021 dan berterimakasih kepada rekan media online atau media cetak yang sudah memberikan keritikan,masukan dan saran nya.Hasil pantauan rekan – rekan Pers yang sudah kroscek ke Desa Langensari,ada pun ketika ada barang dari material yang kurang bagus,kami akan siap menegur ke LPM dan kami pun akan selalu monitoring, “tutupnya.

Semua pihak terkait harus segera turun tangan,dengan serius dan di khawatirkan ada oknum yang mencoba merugikan uang Negara atas dugaan penyimpangan anggaran program  rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dari provinsi Jawa Barat. (Tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here