BOJONEGORO – INDOSHINJU.COM – Pada 02/04/2019. Di Pendopo kecamatan Bojonegoro Berlangsungnya Kegiatan Pembinaan Kapasitas Rukun Tetangga Se-Kecamatan Bojonegoro.
Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu’Awanah , Kapolres, Camat Bojonegoro, Sekretaris DPMPD, Forkopimcam, serta seluruh Kepala Desa Ketua Rt, dan Tokoh Masyarakat se- Kecamatan Bojonegoro.
Pada Sambutanya Camat Bojonegoro Bapak Farid Naqib menyampaikan Bahwa: Rukun Tetangga yang Terdiri dari kelurahan dan Desa Pengurus RT dan RW adalah gerbang pembangunan desa & kelurahan menuju pembangunan Nasional, Merupakan Satu faktor Pendorong suksesnya program pembangunan, dan fungsi pengurus RT RW akan berdampak besar bagi program pembangunan Desa Kelurahan dan Nasional dengan berjalannya fungsi mereka dengan maksimal.
“Ketua RT dan RW khususnya di Kelurahan Akhir tahun 2018 mereka sudah mendapat kenaikan insentif 100% 2019 ini juga meningkat harapan kedepan Para ketua RT & RW Fungsinya di masyarakat Bisa Maksimal ” Jelasnya
Di Acara yang sama Bupati Anna Menyampailan Bahwa, Baru kali pertamanya selama menjabat jadi Bupati ketemu langsung dengan seluruh ketua RT&RW sekecamatan Bojonegoro, Beliau juga menyampaikan Ketua RT dan ketua Rw yang pertama pada kesempatan ini kita semua diberikan kesehatan sehingga kita bisa melaksanakan tugas-tugas kita sehari hari, tentunya kepala desa maupun Lurah RW RT itu berperan aktif terhadap semua terlaksananya semua Kegiatan yang berkaitan dengan Desa maupun kelurahan, Termasuk pelaksanaan APBD maupun hal-hal lainnya yang bertumpu dari Rencana Program Desa maupun desa kelurahan yang masuk di Kabupaten dari seluruh kepala Desa dan kepala kelurahan.

Bupati Anna juga Menyinggung terkait pembangunan pada tahun 2018. kemarin yang belum mendapatkan pembangunan itu, Memang dari program di tentukan perwilayah kecamatan sekabupaten Bojonegoro yang meliputi 430 Desa (empat ratus tiga puluh) desa dan kelurahan serta kami membuat bahasanya, kelas Ring satu Ring dua dan seterusnya, Dan di perhatikan pembangunan mana yang lebih tepat terhadap akses pembangunan asas pemerintahan , maupun pada aset bangsa dan kekuatan politik seperti yang Jadi Padangan pemerintah Kab. Bojonegoro.

Pada Waktu yang sama Bupati Anna juga menyampaikan bahwa ” infrastrukturnya sudah lumayan baik dari kemarin kami kerja sama dengan kepala Dinas PU, tentang Bagaimana kondisi Bojonegoro 60% jalan dan jembatan rusak dan rusak parah, banyak jalan yang masih berlumpur dan sebagainya, sebelum kami menyusun musrenbang Kabupaten, Dan sudah di susun laporan tinggal 50% jalan dan jembatan itu masih rusak, sehingga anggaran APBD kemarin bisa menuntaskan 9% dari 10% dari jalan dan jembatan maka 2020-2021 Orientasinya kami ke arah kota Salah satunya, di kecamatan kota yang masih terlihat masih gelap, (Lampu penerang Jalan ) dalam penataannya , banjir ketika saat hujan tentu di perhatikan drainasenya, Penataan Pembangunan yang termasuk serapan air khusus dikecamatan kota Bojonegoro, kami mohon kerjasamanya, juga pada pengolahan limbah sampah, Dapat terlaksana Dengan standar yang ada sehingga pelaksanaan kebijakan itu bisa berjalan dengan baik dan lancar “ungkapnya
Sekertaris BPMPD subianyanto Menyampaikan “penguatan RT & RW sawadaya masyarakat di bawah kelurah di perkuat oleh Permendagri no 8 th 2018 (penguatan legalitas, oleh permendagri) di beri SK Dari kelurahan dan kecamatan setiap th.di harapkan agar menggunakan fungsinya lebih maksimal.” harapnya

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli Menyampaikan , Masyarakat Bojonegoro Waspada dan Perangi Hoax, Penyebaran informasi informasi yang belum tentu kebenaranya.
Tahun 2014, – 2019 ada pemilihan kepala daerah Bupati gubernur presiden sekarang lagi pemilu legislatif dan presiden,
” Besok pada tanggal 17/04/2019 Warga bisa menggunakan hak pilihnya dengan Lancar tanpa Ada Yang mengalangi, intimidasi dari kubu tertentu maupun calon legis latif tertentu, Biarkan Mereka bebas , dan Dari kepolisian Akan menindak tegas siapapun yang akan mencoba membuat Keributan, yang dapat mengganggu kelancaran Pilpres & Pileg yang Berlangsung, Dan Masyarakat di harapkan masih bisa melakukan aktifitas setelah selesai Pencoblosan .” pungkas
Kapolres Juga Menambahkan “Tolong bantu Ingatkan kami kalau ada orang-orang di sekeliling yang ingin mengganggu atau tidak memperlancar orang untuk datang ke TPS, Polres bojonegoro akan Menindak tegas ” Tutupnya.


