Home Hukum Baru Sepekan Dikerjakan,Jalan Cor Beton di Muara baru Kecamatan Cilamaya wetan Sudah...

Baru Sepekan Dikerjakan,Jalan Cor Beton di Muara baru Kecamatan Cilamaya wetan Sudah Belah

0
SHARE

Karawang,jabar Indoshinju.com Kamis,18/8/2022 Cor beton yang baru sepekan selesai dibangun di Desa Muara baru Kecamatan Cilamaya wetan,kabupaten Karawang, provinsi Jawa barat kini sudah belah. Warga setempat pun protes keras dan berharap Pemkab Karawang khusus nya Dinas Pupr bidang Jalan,mendesak pihak kontraktor segera melakukan perbaikan kembali.

Berdasar pantauan di lapangan, Selasa(17/8/2022),keretakan atau belah memang terjadi pada proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Karawang tahun 2022 itu. Bahkan ada bagian jalan yang corannya sudah patah dan terlihat polesan semen tipis untuk menutupi retakan/patahan tersebut.

Kekecewaan warga semakin menjadi lantaran keinginan untuk memiliki jalan yang representatif untuk menghubungkan Desa Muara baru dengan Desa Rawagempol wetan Kecamatan Cilamaya wetan itu, tak sesuai harapan.

Berdasarkan data dari papan informasi di lokasi pekerjaan, jalan yang memang dibangun atas usulan warga setempat itu menelan anggaran sebesar Rp 188.434.000, dengan panjang jalan 105 meter, lebar 4 M’ dan dilaksanakan oleh CV.KEMBAR, dengan waktu pelaksanaan 45 hari kalender.

AS (Inisial) salah satu masyarakat Desa Muara baru , mengaku sangat menyayangkan kondisi jalan yang tidak dikerjakan dengan baik dan benar. Padahal, menurutnya anggaran tersebut lumayan besar.

“Coba lihat sendiri, pengerjaan jalan ini baru selesai sekitar satu minggu lalu, tapi ada ruas jalan sudah patah.Padahal, kami sudah melarang mobil tonase besar untuk melintas. Tetapi tetap saja jalannya patah atau belah,” keluhnya, didampingi sejumlah masyarakat setempat.

Untuk itu, mereka berharap pihak terkait dan Pemerintah Kabupaten Karawang bisa bertindak tegas dalam mengawasi proses pembangunan tersebut. “Kami minta agar Pemkab Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bisa mengecek langsung pekerjaan ini, dan kami minta untuk diperbaiki. Kalau perlu pemborongnya jangan dibayar dahulu sebelum jalan ini diperbaiki,” pintanya.

Senada dilontarkan Faisal, SH pemerhati pembangunan , yang mengaku kecewa karena pihak pemborong seolah hanya ingin mencari untung besar tanpa memikirkan pengerjaan jalan yang baik dan benar.

Faisal dengan tegas mengatakan, warga setempat tidak minta yang muluk-muluk, hanya ingin pengerjaan jalan itu dilakukan dengan baik sesuai harapan dan usulan warga setempat.

“Kami tidak muluk-muluk, asal pengerjaan jalan itu bagus masyarakat tidak mengeluh lagi, kan pastinya akan jadi awet dan tahan lama. Ini bisa menjadi peninggalan anak cucu kami,” kata Faisal.

Sampai berita ini naik dimeja Redaksi,pihak kontraktor susah di konfirmasi dan diam seribu bahasa dalam aplikasi WhatsApp,saat di konfirmasi Indoshinju,(Pri/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here