Home Headline Komnasdik Jatim Akan Membuat *Program Unggulan Kompetisi Sains Nasional /KSN* (d/h Olimpiade...

Komnasdik Jatim Akan Membuat *Program Unggulan Kompetisi Sains Nasional /KSN* (d/h Olimpiade Sains Nasional /OSN)

47
0
SHARE

Surabaya _ Indoshinju.com Ketua Komnasdik Jatim Kunjung Wahyudi. ST.M.S.i. merasa optimis  program KSN yang merangkul salah satu penerbit *CV. PRADITHA MEDIATAMA* sbg penyalur eksklusive hasil karya Prof. Yohanes Surya, Ph. D  yang telah membesarkan bangsa Indonesia dikanca internasional sbg *Juara2 Olimpiade Sains Dunia* Pada tahun2 awal kurun wkt 2000 – 2010 lomba *Olimpiade Fisika dan Matematika Internasional* sehingga Jawa Timur sebagai Pilot projects utk menuju tangga Juara tingkat Nasional dan Dunia….

“Dan Komnasdik Jawa Timur segera menyusun program unggulannya akan membuat gebrakan sehingga bisa terlaksana dg mengadakan perlombaan  kompetisi/ olimpiade sains dari mulai tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, sampai ke tingkat nasional, dg peserta dari mulai sekolah Dasar/SD/MI , Sekolah Menengah Pertaama/SMP/MTs dan Sekolah Menengah Atas/SMA/MA yang sangat aktif kita akan bisa mewujudkan Jatim Cerdas, insyaallah,” kata ketua komnasdik dan beliau juga sebagai Dosen di ITS Surabaya. Selasa (13/4/2021)

Menurut Kunjung dalam memajukan bidang pendidikan di Jatim dinilainya sangat diperlukan. “Untuk itu perlu sekali kita ada/miliki sarana dan prasarana semacam buku referensi dan intensitas pelatihan/pembinaan Olimpiade Sains di bidangnya masing2, yang bisa kita percaya dan Komnasdik adalah entitas yang kita yakini bahwa keberadaan Komnasdik mampu mewujudkan Jatim Cerdas,” terangnya.

Dikatakan Kunjung bahwa Komnasdik yg telah dilantik Wakil Gubernur Jatim yang akrab disapa Emil Dardak beberapa bulan lalu,menjelaskan, ada banyak tantangan yang dihadapi Dinas Pendidikan Jatim saat ini. Tantangan tersebut diantaranya masalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim, perlindungan bagi guru dan tenaga kependidikan, disparitas pendidikan, sistem zonasi saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), sistem digitalisasi pendidikan di masa pandemi seperti saat ini, dan sebagainya.

Untuk dapat menjawab semua tantangan tersebut, lanjut kunjung, Dinas Pendidikan Jatim sebagai kepanjangan tangan Pemprov Jatim pada urusan pendidikan membutuhkan mitra kerja yang juga berfungsi sebagai check and balance, kawan berdiskusi, bertukar pikiran terhadap kebijakan yang diambil Pemprov Jatim. “Kita perlu ada suatu lembaga yang independen tapi kompeten serta berintegritas,”tegasnya.

Dosen ITS Surabaya tersebut menggambarkan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi Dinas Pendidikan Jatim adalah saat memasuki Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi. Bagaimana sistem tersebut bisa memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Jatim yang ingin mendaftarkan putra putrinya di sekolah tertentu berbasis Kartu Keluarga (KK).

Sementara, sistem tersebut membuat sebagian orang berupaya agar anaknya dapat diterima di sekolah tertentu. Salah satunya dengan memasukkan anak mereka ke dalam KK saudara atau teman mereka yang lokasinya dekat dengan sekolah yang ingin dituju. Namun di sisi lain anak tersebut tidak tinggal di keluarga tersebut. “Ini penting karena kalau dari penerimaannya saja orang sudah tidak punya Trust (kepercayaan), bagaimana mereka punya Trust kepada sistemnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya kembali menekankan pentingnya eksistensi Komnasdik. Salah satunya adalah untuk mencoba menjembatani, menyampaikan aspirasi atau mengkritisi regulasi. Sehingga ke depan akan ada kebijakan-kebijakan yang lebih konstruktif bagi dunia pendidikan.

Di sisi lain, disaat penandatanganan MOU kepada Penerbit di Michael TJ Galeto & Cafe  disurabaya, Komnasdik seyogyanya menjadi sebuah figur atau sekelompok figur yang dianggap kompeten. Termasuk paham dan memahami, mengetahui, peduli dan juga berintegritas tinggi terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Lanjut Komnasdik Jatim agar terus berkolaborasi, bersinergi dengan Pemprov Jatim, utamanya Dinas Pendidikan dalam membangun dan mengembangkan pendidikan di Jawa Timur. “Harapannya  Komnasdik akan terus menjadi mitra  untuk membangun, karena apa ? karena pendidikan adalah sekali lagi lentera kita, penentu masa depan kita,” pungkasnya.( Isc.Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here