Home Headline Warga KTP SURABAYA Gratis Swab Di Labkesda. Non Surabaya Bayar 120ribu

Warga KTP SURABAYA Gratis Swab Di Labkesda. Non Surabaya Bayar 120ribu

178
0
SHARE

Surabaya _ Indoshinju.com

Bu Rismaharini Wali Kota Surabaya meresmikan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Gayungsari Nomor 124, Selasa (15/9/2020).

Laboratorium ini akan menjadi tempat tes swab gratis bagi warga Kota Surabaya.

Risma berharap warga Surabaya yang sering bolak-balik luar kota dan datang ke Surabaya malam hari, diharap mampir ke Labkesda sebelum pulang ke rumahnya masing-masing.

“Seperti sopir atau pengusaha yang sering luar kota dan mungkin datangnya malam-malam, saya harap sebelum masuk rumah tes dulu di sini. Ini buka 24 jam nonstop,” ujar Risma.

Tolong Imbauan itu diindahkan supaya warga itu, sebelum masuk ke rumah masing-masing sudah dalam kondisi aman.

“Kasihan keluarganya nanti kalau tertular, apalagi ini tesnya gratis untuk warga Kota Surabaya,” kata dia.

Warga luar Surabaya atau bukan KTP Surabaya bisa tetap melakukan tes usap di Labkesda Surabaya. Hanya saja, ada yang harus mereka bayar Rp 120 ribu.

Harga tes usap itu, kalau dibandingkan dengan harga tes usap di rumah sakit lainnya atau di rumah sakit swasta tentu saja sangat murah.

Sudah ada Perda Kota Surabaya yang mengatur tentang biaya pemeriksaan atau tes usap Covid-19.

“Meskipun peralatannya kami diberi BNPB dan swasta, tapi di Perda kami ada ketentuan biaya Rp120 ribu. Saya kira itu sudah sangat murah sekali,” ujar Risma.

Laboratorium itu bisa memeriksa 2.000-4.000 sampel setiap harinya. Hasilnya bisa diketahui dalam waktu 2-3 hari selanjutnya.

Untuk ke depannya khusus warga Kota Surabaya seperti para sopir atau pengusaha yang bolak-balik ke luar kota, Pemkot akan memfasilitasi tes swab gratis dan cepat.

Hasilnya bisa ditunggu karena hanya membutuhkan waktu 1 jam atau 1,5 jam.

“Jadi, nanti kita akan sediakan yang hasilnya bisa ditunggu. Nah, kalau hasilnya negatif silahkan pulang dengan tenang dan aman. Tapi kalau hasilnya positif, saran saya langsung ke Hotel Asrama Haji untuk melakukan isolasi,” ujar Risma.

Risma menyarankan isolasi di Hotel Asrama Haji karena di sana, sudah ada dokter yang mengawasi, dan kalau ada komorbid akan dirujuk ke rumah sakit.

Harapan saya warga Kota Surabaya tahu tentang informasi Labkesda ini dan bisa memanfaatkannya.

Lebih baik mencegah penularan dari pada harus mengobati yang sudah kena virus covid-19.

“Saya berharap laboratorium ini bisa mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 ini. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk siapa saja. Dengan laboratorium ini, kami harap tidak bertambah dan semakin turun,” kata Risma. (Deby ms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here