Home Headline TERSENGAT LISTRIK DIPERKEBUNAN SATU KELUARGA DI DESA TAMBAHREJO KECAMATA KANOR MENINGGAL DUNIA

TERSENGAT LISTRIK DIPERKEBUNAN SATU KELUARGA DI DESA TAMBAHREJO KECAMATA KANOR MENINGGAL DUNIA

935
0
SHARE

Bojonegoro _  Indoshinju.com

Satu keluarga mengalami nasib naas di lokasi perkebunan Tlatah atau disebut tegalan (jawa red) warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, satu keluarga yang berjumlah empat orang ini meninggal dengan cara tragis akibat tersengat aliran listrik untuk lampu penerangan tanaman cabe yang berada diperkebunan tersebut.

Dari data yang dihimpun Indoshinju.com, satu keluarga yang tersengat listrik adalah Parno, Reswati Istri Parno, Jayadi Anak Pertama, dan anak terakhir Arifin, yang diduga tersengat aliran listrik dari kabel yang ada di Lokasi tersebut. Senin (12/10/2020).

Kapolsek Kanor, Iptu Hadi Waluyo, menyampaikan bahwa Korban Parno dan Jayadi sebelumnya sedang mengairi perkebunan yang di tanami cabe kemudian Reswati (istri parno) pada pukul 22.00 Wib, Pulang kerumah, kemudian anaknya yang terakhir diketahui Arifin menyusul ke perkebunan dan pada pagi harinya. Mengetahui suami dan anak-anaknya belum pulang, kemudian Reswati menyusul ke perkebunan tanaman cabe tersebut.

“Istri korban kemudian menyusul Suami dan anak-anaknya, pada saat dilokasi mengetahui suami dan anaknya sudah tergelatak, lalu kemudian diduga istri berusaha menolong, namun korban ikut tersengat aliran listrik juga,” Kata Kapolsek Kanor.

Diketahui juga dari keterangan warga, bahwa sekitar pukul 04.00 Wib, ada yang mendengar teriakan warga dari perkebunan cabe, dan ketika warga menuju lokasi berita permintaan tolong tersebut, warga sudah mengetahui empat orang sudah tergeletak meninggal dunia.

“Kemudian kami mendapatkan laporan adanya empat orang meninggal di perkebunan dan kami langsung menuju lokasi, dan ternyata benar empat orang masih satu keluarga meninggal dunia dilokasi dan diduga tersengat aliran listrik,” Terang Iptu Hadi Waluyo.

Kemudian warga bersama petugas kepolisian melakukan evakuasi setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan Polsek Kanor, untuk mengetahui penyebab kematian keempat korban tersebut, dan keempat korban ini diketahui murni meninggal akibat tersengat aliran listrik peralatan atau penerangan guna mengusir hama tikus yang sering menganggu tanaman milik petani.

Kemudian atas permintaan keluarga korban untuk dilakukan pemakaman dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Akhirnya keempat korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan pemakaman.

Kapolsek Kanor juga menyampaikan pesan terhadap warga masyarakat agar lebih berhati hati dan waspada jika menggunakan aliran listrik untuk kegiatan persawahan guna mengusir hama tikus, dan dipastikan kabel terpasang ditempat yang aman dan tidak berbahaya bagi masyarakat maupun dirinya sendiri. (isc.red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here