Sunday 17th December 2017

Tanggul Sungai Jebol, Batituud Koramil Candi Ajak Warga Gotong Royong

Tanggul Sungai Jebol, Batituud Koramil Candi Ajak Warga Gotong Royong

CANDI SIDOARJO indoshinju.com  – Akibat cuaca ekstrem belakangan ini, mengakibatkan intensitas hujan lebat dibeberapa wilayah di Jawa Timur. Demikian pula hujan lebat semalaman di wilayah Sidoarjo membuat tanggul sungai desa Ketegan Kec Tanggulangin jebol, dampaknya beberapa dusun di wilayah Desa Sumorame Kec Candi terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm, Selasa (28/11).

   Tanggul sungai yang membelah wilayah Kec Candi dengan Kec Tanggulangin ini diduga jebol karena tidak mampu menampung debit air yang tinggi serta derasnya arus air akibat hujan sejak malam hingga menjelang pagi. Disamping itu kondisi sungai yang dangkal karena belum sempat dinormalisasi juga memperburuk keadaan.

      Untuk membantu warga yang terkena musibah serta meminimalisasi kerugian dan keadaan lebih parah, anggota Koramil 0816/02 Candi dipimpin Batitud Peltu Sugiarto bersama sama warga, berusaha bahu membahu membuat tanggul darurat untuk menutup tanggul yang jebol. Mengingat kedepan diprediksi hujan masih akan terus turun.

     Pembuatan tanggul darurat dilakukan dengan menumpuk karung berisi pasir dilokasi tanggul yang jebol. Cara ini diharapkan untuk sementara mampu mengatasi banjir, walaupun masih jauh dari maksimal.

     Kepala Desa Sumorame Kec Candi Bapak Bambang Apriadi didampingi Babinsanya Sertu Asmari mengatakan ada beberapa rumah warganya yang terendam air akibat jebolnya sungai diperbatasan desa.
“Permukaan tanah di desa kami memang lebih rendah dari permukaan air sungai, sehingga begitu tanggul sungai jebol wilayah kami pasti kebanjiran” jelasnya.

     Sementara itu Batituud Koramil Candi Peltu Sugiarto berharap agar gotong royong perbaikan tanggul yang jebol dapat segera selesai, dengan dukungan semua pihak. Mengingat cuaca sampai saat ini masih kurang bersahabat. Kedepan diharapkan akan ada normalisasi sungai sehingga dapat dicegah kerugian yang lebih besar. “ada beberapa warga yang sempat mengungsi ketempat sanak saudaranya khususnya para lansia karena trauma, terutama yang berdekatan dengan titik tanggul yang jebol” jelasnya.

      Meskipun demikian Babinsa Desa Sumorame dibantu anggota yang lain beserta warga yang masih bertahan secara bergantian melaksanakan patroli pada malam hari untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggal penghuninya.(SHINJU/ZAY)

No Responses

Leave a Reply

18 + 18 =