Home Daerah Tanggapan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air: Banjir Di Wilayah Bojonegoro...

Tanggapan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air: Banjir Di Wilayah Bojonegoro Akibat Curah Hujan Tinggi, Pihaknya Sedang Lakukan Normalisasi

96
0
SHARE

Bojonegoro _ Indoshinju.com

Musim hujan yang dulu saat musim kemarau di nanti – nanti ternyata sekarang telah menggenang ke berbagai wilayah desa. Air hujan yang sudah beberapa hari ini telah mengucur dari angkasa belum bisa lewat ke bengawan.

Dari beberapa Desa yang wilayah kabupaten Bojonegoro telah mengalami kebanjiran. Walaupun hanya cuma sebentar air cuma lewat begitu saja dan ada yang masih menggenang beberapa hari belum lewat dan mengalir ke arah bengawan solo.

Dalam hal ini DPU SDA  ( Dinas Pekerjaan umum sumber daya air ) beberapa bulan ini telah berupaya melakukan normalisasi saluran air yang  tadinya mengalami kedangkalan, telah di lakukan penggerukan agar saluran air tersebut dalam dan air lancar bisa mengalir ke  Hilir Sungai .

Banjir memang menjadi kendala yang perlu di pikirkan. menurut salah satu staf SDA yang tidak mau di sebut namanya menjelaskan “Memang curah hujan sekarang berbeda dengan tahun sebelumnya”. Tahun sebelumnya rata – rata air 1917 mm. sementara tahun ini curah hujan mencapai  4007 mm.”Ucapnya Saat di Konfirmasi Media ini 22/01/2021.

Pada umumnya Wilayah kabupaten Bojonegoro khusus untuk wilayah kecamatan Dander kami melakukan normalisasi. Berawal dari Desa Ngumpakdalem, Namun sudah selesai di laksanakan. Sekarang dilaksanakan normalisasi di wilayah Dakon sampai Mojoranu.

Bahkan wilayah Dakon ke barat sudah di persiapkan alat berat terlihat dari pantauan Media indoshinju.com  pekerjaan tersebut sudah dimulai.

Pada umumnya banjir terjadi karena sekarang yang tadinya lahan persawahan, Sekarang sudah beralih fungsi menjadi  lahan bangunan atau pemukiman warga.

Apalagi sekarang tanaman tahunan atau pepohonan sudah berkurang banyak Sehingga daya penyerapan tanah terhadap air menjadi berkurang.

“Harapan saya selaku petugas di SDA menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mau menanam pepohonan dipekarangan rumah serta memahami fungsi apur atau irigasi pengairan, Sehingga air dapat mengalir melalui apur atau irigasi dan tidak tersumbat.” jelasnya. Namun nara sumber tersebut tetap tidak mau menyebut namanya. hanya mengatakan salah satu staf atau karyawan SDA.(Ed.Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here