Home Headline Mobil PCR dari BNPB Akhirnya Dioperasikan Di Surabaya

Mobil PCR dari BNPB Akhirnya Dioperasikan Di Surabaya

457
0
SHARE

Sabtu 30 Mei 2020 | 17:00

Surabaya (IndoShinju.com) –

Mobil laboratorium PCR (polymerase chain reaction) bantuan BPNB Pusat hari ini dioperasikan di GOR Pancasila Kota Surabaya.

Sejak pukul 10.00 WIB, mobil dan belasan petugas melayani test swab sekitar 300 warga Surabaya. Warga ini terdiri dari Orang Dalam Pengawasan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Orang Dalam Resiko (ODR).

Tampak belasan petugas mengenakan baju Hazmat mengatur para warga yang datang. Dengan menerapkan protokol social distancing. Mereka dipanggil secara bergiliran untuk menuju mobil PCR dan dilakukan test swab.

Para warga ini sempat kecewa lantaran mundurnya jadwal pemeriksaan swab yang seharusnya dilaksanakan pada hari Jumat (29/5/2029) kemarin. Karena mobil PCR bantuan BNPB dialihkan ke daerah lain. Warga terpaksa menunda pemeriksaan.

Pengalihan itulah yang sampai membuat Walikota Surabaya Tri Rismaharini marah besar. Video ekspresi kekesalan Bu Risma beredar viral luas di sosmed.

Salah satu warga Surabaya, sebut saja Pak Agus yang sedang mengantarkan neneknya mengaku lega dengan adanya tes swab ini.

“Lebih cepat lebih baik. Biar kita sebagai keluarga ndak was-was. Belum lagi dengan tetangga,” jelasnya. Ia menjelaskan, mobil laboratorium PCR dari BNPB Pusat sangat berarti untuk memastikan apakah seseorang terpapar Covid-19 atau tidak.

Saat dikonfirmasi adanya perseteruan antara Gubernur Jatim dan Wali Kota Surabaya terkait insiden pengalihan mobil PCR kemarin, Pak Agus mengaku kesal karena nasib masyarakat dipertaruhkan, sudah situasi susah seperti ini dan kemarin kebanjiran lagi.

“Iya saya juga dengar di berita sampai Bu Risma (Wali Kota Surabaya) marah-marah. Saran saya sudahi yang gitu-gitu. Ayo bersama-sama melawan Corona ini, masyarakat sedang terpuruk loh,” keluhnya.

Seharusnya, lanjut pria itu, Surabaya lebih diprioritaskan karena angka Covid-19 sangat tinggi. Baik pasien positif maupun warga yang dalam pengawasan. Penanganan Covid-19 di Surabaya sangat berpengaruh ke daerah lain agar tidak menyebar.

“Betul itu Bu Risma. Kalau di sini (Surabaya) segera diatasi atau diprioritaskan, secara otomatis angka pasien akan menurun dan itu jelas berpengaruh ke daerah lain, mengingat Surabaya adalah Ibukota,”

Pria ini juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang telah mati-matian memperjuangkan warganya agar mendapatkan penanganan secara cepat. Pun kepada Presiden serta Satgas Covid Pusat.

“Saya ucapkan terima kasih ke Bu Risma sudah merelakan dilihat banyak orang marah-marah dan menangis. Itu semua pasti demi warganya. Tak lupa kepada Bapak Presiden dan Satgas Covid Pusat yang menaruh perhatian besar untuk Surabaya,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasar data dari Pemerintah Kota Surabaya, saat ini terdapat 4 titik lokasi digelarnya tes swab yang memeriksa sekitar 700-an warga dengan golongan ODP, OTG, PDP dan ODR. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan 2 unit mobil PCR. (DebyMS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here