Home Headline Komisi III DPRD Karawang Kembali Gelar Hearing Terkait Pembuang Limbah Medis RS...

Komisi III DPRD Karawang Kembali Gelar Hearing Terkait Pembuang Limbah Medis RS Lira Medika

129
0
SHARE

Karawang,jabar Indoshinju.com

Jumat,19/6/2020 Komisii III DPRD Karawang kembali melakukan Hearing atau rapat dengar pendapat secara tertutup  dengan pihak manajemen rumah sakit Lira Medika dan sejumlah pihak terkait  persoalan kasus pembuangan limbah medis, Kamis (17/6/20).

Menurut informasi yang dihimpun, rapat dengar pendapat yang ketiga kalinya ini digelar Komisi III DPRD  Karawang untuk mengklarifikasi persoalan pembuangan limbah medis milik rumah sakit yang dibuang di tempat pembuangan sampah (TPS) warga Palumbonsari Kecamatan Karawang Timur.  Sementara terpantau dalam rapat tertutup tersebut dihadiri sejumlah pihak, diantaranya kuasa hukum dan management rumah sakit Lira Medika, Tokoh Masyarakat dan Lurah Palumbonsari, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang dan jajaran pengurus DPW Komite Peduli Lingkungan Hidup Indonesia (KPLHI) Karawang.

“Bahwa TPS yang ada di Kelurahan Palumbonsari ini akan ditutup dan bergeser lokasinya. Selain di geser lokasi TPS nya, warga juga meminta pembenahan TPS yang jauh dari pemukiman warga dan di bikin lebih bagus,” ujar Wakil Ketua II DPRD Karawang Suryana kepada awak media usai rapat tersebut.

“Keberadaan TPS yang di protes oleh warga, selain menyebabkan bau menyengat dan khawatir timbul penyakit lain karena dampak pembuangan limbah medis milik rumah sakit Lira Medika ke TPS itu. Warga meminta agar pihak rumah sakit dan DLHK Karawang tak melakukan pembuangan limbah medis di lokasi TPS yang baru,” sambung Suryana.

Selain itu, agenda Hearing ketiga ini juga untuk mengklarifikasi kabar yang beredar di tengah masyarakat dengan adanya dugaan aliran dana dari rumah sakit Lira Medika yang di terima oleh sejumlah oknum.

“Itu juga yang menjadi alasan hearing ini dilakukan secara tertutup untuk menanyakan kepada pihak rumah sakit terkait rumor yang menjadi bola liar bagi kami di masyarakat soal adanya aliran dana ratusan juta rupiah yang mengalir dari pihak rumah sakit Lira Medika dan diterima oleh sejumlah oknum,” kata H Abas, salah satu anggota Dewan asal Fraksi Demokrat.

Oleh karena itu secara tegas Abas menyampaikan, dari pengakuan pihak rumah sakit Lira Medika melalui kuasa hukumnya kabar tersebut tidak benar. Diutarakannya, pihak rumah sakit  tidak pernah menggelontorkan dana kepada oknum-oknum yang selama ini ramai di bicarakan.

Sementara itu, kasus persoalan pembuangan limbah medis milik rumah sakit Lira Medika hingga dilakukan gugatan Class Action ke Pengadilan Negeri Karawang oleh KPLHI Karawang bersama warga Palumbonsari, karena pihak rumah sakit Lira Medika diduga menolak permintaan kompensasi ganti rugi kepada warga dalam gugatan Class Action itu.(ISC).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here