Thursday 24th May 2018

Kenapa Dana Abadi Harus Ada? Pilihan Kita Pada Paslon Pilkada Sangat Menentukan Masa Depan Kita Sendiri

Kenapa Dana Abadi Harus Ada?  Pilihan Kita Pada Paslon Pilkada Sangat Menentukan Masa Depan Kita Sendiri

INDOSHINJU.COM –  BOJONEGORO – Apapun namanya mau dana abadi atau tabungan abadi atau apa saja, yang penting uang jangan dihabiskan, harus ada yang disihkan. Jangan belanjakan semua. Kenapa?

1. Karena kandungan minyak beda dengan sumber air. Minyak pasti akan habis.

2. Sumber daya alam menjadi hak semua warga untuk sebesar2nya kesejahteraan rakyat, termasuk anak cucu, saya juga dan rencana anak saya bro.

3. Tahun depan jika harga migas baik Bojonegoro sangat mungkin akan dapat dbh migas 2 trilyunan rupiah.

Sampai kapan? kira kira dbh sebesar itu akan diperoleh sampai tahun 2026. Tahun 2027 turun tinggal dapat 300an milyar. Jika tidak dipisahkan menjadi dana abadi maka tahun 2027 sulit sekali membiyayai beasiswa (dak) dan jamkesda. Anak anak yang sekarang sekolah dasar tidak dapat DAK saat di SLTA. Bapak dan ibu yang tidak punya KIS atau BPJS mandiri dilarang sakit karena tidak ada jamkesda.

Maka jika pendapatan migas 2 trilyun sebaiknya yang 1 trilyun jangan dijadikan proyek. Pisahkan dan tabunglah atau investasikan di sektor yang paling aman.

Jika tabungan dana abadi berhasil terkumpul 6 trilyun rupiah maka DAK dan Jamkesda masih dapat berlanjut. Dananya diambil dari hasil investasi atau hasil tabungan, dengan rate 6 % saja akan didapat hasil rp 360 milyar. Sekali lagi cukup untuk jaminan kesehatan dan dak..

Mungkin sebagian besar kita yang membaca setuju dengan dana abadi untuk kelanjutan beasiswa dan jaminan kesehatan .

Sayangnya semua paslon dalam Pilkada Bojonegoro tahun 2018 tidak setuju dg dana abadi, kecuali MK paslon nomor 2

 

Jadi Gimana Bro???

Ahamad Ferdi Irawan

MAHASISWA sebuah Perguruan Tinggi di Bojonegoro

No Responses

Leave a Reply

six − 1 =