Home Headline Kebijakan Pemerintah Akibat Lockdown Dampak Terhadap Semua Masyarakat Berpenghasilan Harian

Kebijakan Pemerintah Akibat Lockdown Dampak Terhadap Semua Masyarakat Berpenghasilan Harian

391
0
SHARE

Jakarta – Indoshinju.com –

Kebijakan lockdown (isolasi warga di wilayah tertentu agar tetap tinggal di rumah) menjadi perdebatan berbagai pihak. Namun, Pemerintah pusat, provinsi, dan kota maupun kabupaten tampak masih tarik-ulur sehingga belum ada kebijakan lockdown yang tegas di Indonesia.

Contohnya adalah Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat yang sudah direkomendasikan melakukan lockdown oleh tim ahli kesehatan yang mengikuti rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona  (COVID-19). Namun, hingga hari ini belum ada keputusan lockdown.

Malah Pesiden Jokowi menyatakan pemerintah belum akan mengambil kebijakan lockdown. Mungkin banyak pertimbangan.

Namun, belakangan pemerintah pusat melalui Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyerahkan penanganan penyebaran virus corona di Jakarta kepada Gubernur Anies Baswedan. “Silakan gubernur sebagai penguasa daerah untuk mengatur itu semua,” ungkap Yuri kepada wartawan.

Kini, yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana skenario lockdown yang terbaik, dalam arti tujuan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 tercapai, sekaligus perekonomian masyarakat  pun terdampak seminimal mungkin. Ini adalah tantangan bagi pengambil kebijakan mengingat banyak masyarakat di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) yang mengandalkan nafkah keluarga dengan berpenghasilan harian.

Saat awak media menjumpai para Driver online yg sering mangkal di jln Vetran 1 Gambir bersebrangan dengan istana Presiden  jakarta pusat  . sehari- harinya dipanggil jenggot serta rekannya sering dipanggil Bang udin sedunia,  Mengatakan akibat  virus corona order menjadi sepi kadang kala mereka untuk membeli bensin aja tidak bisa. Apalagi bayar cicilan  mobil, kita juga punya tanggung jawab ngasih makan anak istri, begitu beratnya beban hidup saat ini.”ungkapnya.

Dikatakan lebih lanjut para driver yang mengoprasikan kendaraan nya sebagai mitra Grab dan Gocar berharap terhadap pemerintah melalui koperasi Inkopol agar leasing memberi keringan terhadap nasabahnya serta kompetitor selama ini mengambil potongan insentif terlalu besar mohon dipertimbangkan atau kebijakannya agar diringankan selama  wabah virus corona . Dia berharap keputusan pemerintah juga mempertimbangkan nafkah kami para mitra online,” katanya Sabtu, 21/3/20.

“Jika lockdown, warga benar-benar harus tinggal di rumah, kemungkinan tidak ada penumpang sama sekali. Namun ia berharap  pemerintah akan mencarikan solusi
Seperti membagikan bahan pokok (sembako) terhadap seluruh  masyarakat yang mencari kehidupan berpenghasilan harian, melalui kelurahannya masing- masing.” Jelasnya.

Nah, para pengambil kebijakan hendaknya memikirkan secara kompehensif (lengkap) kepentingan masyarakat secara keseluruhan sebelum mengambil kebijakan. Baik  yang terdampak corona maupun kehidupan masyarakat  yang mencari kehidupan berpenghasilan  harian sebagai potensi kekuatan bangsa.”tutupnya ( Irsyam ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here