Sunday 17th December 2017

Kades Sedah Kidul Jalani Rekonstruksi di Dua Tempat

Kades Sedah Kidul Jalani Rekonstruksi di Dua Tempat

Bojonegoro – indoshinju.Com. Sebagaimanan direncanakan sebelumnya, pada Rabu (29/11/2017) hari ini, penyidik Sat Reskrim Polres Bojonegoro, lakukan tahap rekontruksi, kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud pasal 378 dan atau 372 KUHP, dengan tersangka MCH, Kepala Desa Sedah Kidul Kecamatan Purwosari.

Dalam pelaksaannya, Kades Sedah Kidul menjalani rekonstruksi di dua tempat berbeda, yaitu yang pertama di area Sekolah Model Terpadu (SMT) turut wilayah Desa Sukowati Kecamatan Kapas sekira pukul 08.50 WIB hingga pukul 09.00 WIB. dan selanjutnya rekonstruksi di kediaman IRF, Kepala Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo pada pukul 10.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Sujarwanto SH, kepada media ini mengungkapkan bahwa tersangka MCH menjalani 8 adegan, sedang di rumah IRF, tersangka MCH menjalani 21 adegan.

“Rekonstrukksi di SMT, adalah peragaan saat tersangka MCH menyerahkan uang kepada IRF,” terang AKP Sujarwanto.

Sedangkan rekonstruksi di kediaman IRF, adalah peragaan saat IRF mengembalikan uang sebesar Rp 420 juta yang semula telah diterima dari MCH, lalu dikembalikan lagi kepada MCH. Namun adegan tersebut dibantah oleh tersangak MCH dimana MCH tidak mengakui telah menerima uang yang dikembalikan oleh IRF.

“MCH membantah telah menerima kembali uang sebesar Rp 420 juta dari IRF,” terang Kasat Reskrim.

Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, mengungkapkan bahwa dengan adanya rekontruksi ini, penyidik akan mencocokkan antara keterangan yang telah diberikan oleh tersangka MCH, Kades Sedah Kidul, dengan kejadian yang sebenarnya di lapangan.

“Dari rekontruksi nantinya juga sebagai bahan tambahan penyidik agar lebih yakin dengan penetapan MCH sebagai tersangka,” imbuh Kapolres.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap 6 (enam) kades beberapa waktu lalu, diketahui bahwa Kades Kuniran, MYD telah menerima aliran dana yang dikumpulkan oleh 4 kades dari 24 calon perangkat desa, dengan jumlah Rp 1,22 milliar, selanjutnya seluruh dana tersebut secara bertahap oleh MYD diserahkan kepada Kades Sedah Kidul, MCH, yang memiliki peran sebagai perantara dana yang telah diambil oleh Kades Kuniran, MYD, dari 4 (empat) kades lainnya.

Setelah Kades Sedah Kidul, MCH menerima uang dari Kades Kuniran MYD, sejumlah Rp 1,22 milliar, selanjutnya sebagian uang tersebut , yaitu Rp 420 juta, diserahkan kepada Kades Prayungan, IRF dan menurut pengakuan IRF, uang sebesar Rp 420 juta yang semula diterima dari MCH, telah dikembalikan lagi kepada MCH, namun pengakuan IRF tersebut disangkal oleh MCH, yang mengaku tidak menerima uang sebesar Rp 420 juta dari IRF.(Cip/red)

No Responses

Leave a Reply

seventeen − 15 =