Sunday 22nd July 2018

ISTIHLAL DAN SILATURAHIM IGRA TUBAN DI HADIRI 927 GURU RA

ISTIHLAL DAN SILATURAHIM IGRA TUBAN DI HADIRI 927 GURU RA

Tuban -indoshinju.com -Sebanyak 927 orang Guru Raudhatul Atfal ( RA )  hadir dalam kegiatan Istihlal dan Silaturahim Ikatan Guru Raudhatul Atfal ( IGRA ) Kabupaten Tuban di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Senin , ( 09/07/2018 ).

Menurut Ketua IGRA Tuban, Siti Nuraini, Kegiatan ini adalah sebagai ajang Silaturahim dan mendekatkan antar anggota organisasi dan juga mitra,“ Acara ini secara rutin di laksanakan dan untuk kedua kalinya di adakan di Pendopo, semoga semakin mengakrabkan semua anggota IGRA dan juga mitra kerja.” Ujar wanita asal Montong ini.

Di gunakannya Pendopo sebagai tempat kegiatan juga di dukung oleh Bupati, selain dapat meringankan biaya penyelenggaraan acara, di gunakannya Pendopo dapat memberikan energi positif, karena dengan sering di gunakan untuk kegiatan keagamaan, seperti  Sholawatan, Pembacaan ayat suci Al qu’an dan Taklim, menurut Bupati menjadikan tempat tersebut  timbul energi yang baik.

Kepada guru IGRA yang mayoritas perempuan tersebut,  Bupati Tuban. H.Fathul Huda memberikan apresiasi terhadap jasa Guru yang sangat besar, yang dapat menghantarkan muridnya menjadi orang sukses, Terutama untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) termasuk IGRA yang mengajarkan anak -anak di usia dini untuk bisa mengucapkan kalimat Tayyibah, sehingga terpampang wajah surgawi pada guru guru ini, yang menurut Bupati bisa menghantarkan mereka ke Surga nanti.

“ Oleh karena itu, Insya’Allah di Hari Jadi Kabupaten Tuban Nanti akan ada Hadiah Umroh Lagi, kesempatan menjadi Penghuni Surga tersebut jangan sampai terlewatkan dan bahkan menjadikan dekat kepada Neraka,

“Jangan berbunga dulu, karena Rasulullah Muhammad SAW pernah melihat, kebanyakan penghuni neraka  adalah perempuan, ternyata  mereka banyak yang kufur, bukan Kufur terhadap Allah SWT, tetapi kufur kepada suami mereka. Saya mengingatkan, bagi yang sudah bersuami, bahwa  ridho Allah SWT itu tergantung ridho suami, dan perlu di ingat bahwa Surga dibawah telapak kaki suami,” pesannya.

Lebih lanjut Bupati menerangkan tentang dosa yang sering di lakukan oleh para istri, yaitu di antaranya Kebanyakan seorang istri berdandan bukan untuk suami mereka, seorang istri tidak pamit saat keluar rumah, Seorang istri menolak  di ajak melakukan hubungan suami istri.

Selain itu saat ini kebanyakan istri sukses  membuat  suami stress, karena dengan kesuksesan tersebut menjadikan istri tidak menghormati suami dan keluarga suami, Istri sukses juga sering menyebut kelebihannya di depan suami,“ Ini harus di perhatikan,  hal – hal kecil yang dapat berakibat buruk nantinya. Hal ini telah banyak terbukti, contohnya dengan mendapat Sertifikasi, banyak Guru Perempuan yang mengajukan Cerai terhadap suami mereka, ” terang Fathul huda.

Pekerjaan menjadi guru juga bukanlah pekerjaan yang mudah, guru harus memiliki wibawa dan Kharisma, Wibawa bisa di pelajari seperti cara berjalan, cara pakaian atau cara menghadapi orang, tetapi Kharisma harus di bangun dengan ke ‘ fitrohan ’, karena Kharisma muncul dari dalam diri yang bisa di raih dengan memperbanyak istigfar, dhikir dan tafakur kepada Allah SWT.

“ Pendidikan yang bagus adalah dapat menggabungkan Ta’lim ( Pengajaran ) , Tilawah ( Memahami ), dan Tazkiyah ( penyucian / pemurnian ) , sehingga dapat terbentuk ilmu hikmah, untuk itu seorang guru harus melakukan semua kebaikan dan segera melupakan kebaikan itu, selalu beramal tetapi jangan ingat – ingat amal tersebut.” papar Bupati.

Selain di hadiri Bupati, Acara ini juga dihadiri Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tuban beserta jajarannya, Perwakilan Dinas Pendidikan, PC Musimat NU, IGTKI dan Himpaudi Tuban, sebagai pemberi Tausiyah adalah KH. Muhammad Najib Muhammad dari Jombang. ( AGUS ).

No Responses

Leave a Reply

one × 5 =