Sunday 17th December 2017

IRONIS WARTAWAN DI INTIMIDASI OLEH OKNUM KEJAKSAAN

IRONIS WARTAWAN DI INTIMIDASI OLEH OKNUM KEJAKSAAN

KUNINGAN (indoshinju.com) –  Berawal adanya pemberitaan di beberapa media salah satunya Media Online indoshinju.com yang sudah menjadi konsumsi publik serta banyak masyarakat yang tahu bahwa ada salah satu Oknum kepala desa yang diduga telah melakukan tindakan pidana korupsi hingga sampai digelandang pihak Kejaksaan Kab. Kuningan, akhirnya Kejadian tersebut mengundang perhatian publik.

       Rayhans seorang jurnalis dari salah satu Media Online menceritakan pada media ini, pada hari kamis kemarin sekitar jam 14:20 Wib tanggal 23-11-2017 mendatangi Kejaksaan Negeri Kab. Kuningan ingin menemui MZR selaku Kasi Pidsus di Kejaksaan Negeri Kab. Kuningan untuk Konfirmasi memberitahukan mengenai penangkapan salah satu Oknum kepala desa Cimara yang diduga telah melakukan tindakan Korupsi. Dan ketika ingin mengambil Fhoto Kasi Pidsus diruang kerjanya melarang untuk mengambil fhotonya

        Dikatakan Ray, Setelah pihak Kejaksaan menangkap Oknum Kades Cimara saya memberikan pertanyaan kepada Kasi Pidsus “Berani tidak menangkap Oknum-oknum sekelas Eselon Dua dan Tiga ketika terbukti melakukan tindakan pidana Korupsi.” Dengan nada kencang Kasi Pidsus menjawab juga menantang saya untuk bertaruh potong kuping jika nanti dia berhasil menangkap oknum Eselon. “jangankan potong kuping ditusuk bola mata saya juga berani.” Ujar Ray pada media ini.

       Di akui Ray, tiba-tiba saya di usir keluar dari ruangan Kasi Pidsus namun saya menolak lalu Kasi Pidsus emosi dan kalap sehingga menghangtam meja tamu yang ada didalam ruangan sampai kaca meja hancur semua dan pecahan kacanya melukai kedua kaki saya dan jari manis.

      Dengan adanya kegaduhan tersebut para pegawai kejaksaan ikut memisahkan hingga Kajari turun kebawah dari ruangannya yang diatas untuk menemui saya beliau minta maaf adanya kejadian seperti ini setelah itu saya pergi lalu pulang untuk berniat melakukan visum karena kaki saya luka dan berdarah terkena pecahan kaca meja yang sudah di pukul kencang sama kasi pidsus yang berinisial MZR.

        Esok paginya pada hari jumat pagi, menurut Ray, Kajari Kab. Kuningan dan para stafnya datang dan silahturahmi serta meminta maaf atas tindakan tidak menyenangkan dari seorang stafnya.

      Adanya kejadian ini saya akan tetap melanjutkan keranah Hukum agar bisa memberikan efek jera semua ini sudah dilaporkan kepihak kepolisian pada hari jum’at kemarin terkait tindakan tidak menyenangkan serta merusak fasilitas negara hingga menyebabkan orang lain terluka.

“Kenapa meja yang milik negara yang harus dirusak kalau saya melakukan kesalahan laporkan saja kepihak kepolisian atau pukul saya saja” Jelas Ray pada media ini melaui inbok media sosial Facebooknya.

     Diketahui media ini Ray juga salah satu pengguna aktif dimedia sosial facebook dan apa kejadian yang menimpa dirinya di unggah dijaringan sosial melalui Medsos facebook pribadinya sehingga menuai tanggapan dan komentar dari beberapa Netizen.

Kita Wartawan Kab. Kuningan siap melakukan aksi Demontrasi adanya kekerasan dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap salah satu Wartawan Kab. Kuningan yang diduga dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara dengan prilaku layaknya seorang Preman. Ingat Bung! Kalian digaji oleh Rakyat dan kami bagian dari Rakyat ” Cetus Djenggo Udj dalam status facebooknya

Adanya kejadian tersebut media indoshinju.com menemui pihak Kejaksaan Kab. Kuningan untuk meminta komentar dan tanggapannya namun sudah dua kali media ini mengunjungi pihak Kejaksaan sampai saat ini belum bisa ditemui. (DEDE S)

No Responses

Leave a Reply

four × 4 =