Home Headline IPW: Kapolda Jatim Tak Perlu Arogan Sikapi Kapolsek Gubeng

IPW: Kapolda Jatim Tak Perlu Arogan Sikapi Kapolsek Gubeng

182
0
SHARE

JAKARTA – KNDOSHINJU.COM –

Menanggapi insiden Kapolsek Gubeng, Polrestabes Surabaya, yang tertidur dalam rapat Covid-19 Jumat, 22/5/2020 akhir Ramadan lalu, Indonesia Police Watch (IPW) berharap Kapolda Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil menyikapinya tanpa berlebihan (lebay) dalam menindak Kapolsek Kompol Naufil Hartono yang terkantuk itu. Menurut Ketua Presidium IPW) Neta S Pane, pencopotan dari jabatan Kapolsek saja sudah menjadi sanksi berat, sehingga akan kurang mendidik jika berlanjut dengan pemeriksaan oleh aparat Propam dan pembunuhan karakter perwira level Polsek itu.

Neta mengingatkan bahwa tugas Kapolsek dalam wabah Covid-19 itu sudah melampaui tugas-tugas rutinnya secara luar biasa sehingga masyarakat sebagai pemangku kepentingan Kamtibmas akan dapat memakluminya. “Pencopotan yang bersangkutan dari jabatannya sudah merupakan hukuman sangat berat, sehingga tidak perlu lagi diperiksa Propam dan dipermalukan sebagai pembunuhan karakternya,” ujar figur IPW itu di Jakarta, Senin, 25/5/2020.

Sebaliknya, IPW melihat, Kapolda Jatim perlu lebih menghargai jajaran Kapolsek di wilayahnya. Terlebih saat ini Jawa Timur adalah provinsi nomor dua paling tinggi jumlah warganya yang terinfeksi Covid-19 setelah DKI Jakarta.

Menururut IPW, setidaknya ada empat kerja berat para Kapolsek yang harus dihargai Kapolda Jatim. Pertama, para Kapolsek harus pontang panting melakukan deteksi dini dan antisipasi maksimal agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah dan diputus matarantai penyebarannya.

Kedua, para Kapolsek yang bersiaga menjaga wilayahnya dengan maksimal pasca dibebaskannya ribuan napi oleh Menkumham. Ketiga, para Kapolsek bersiaga menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya saat Ramadhan dan menjelang Lebaran, terutama dengan banyaknya PHK dan industri yang tutup.

Keempat, para Kapolsek yang menjadi ujung tombak untuk melakukan pagar betis agar arus mudik bisa dicegah sehingga penyebaran Covid-19 tidak meluas. “Keempat tugas berat itu dilakukan para Kapolsek di tengah mereka harus melakukan ibadah puasa dan kekhawatiran terhadap dirinya terkena virus Covid-19. Dalam situasi seperti ini tentunya sangat manusiawi, jika ia tertidur saat rapat di ruangan AC, apalagi selama ini ia bertugas di lapangan yang bercuaca sangat panas,” kata Neta.

IPW menilai adalah hal yang wajar jika Kapolda Jawa Timur Irjen Muhammad Fadil yg tengah menyampaikan sambutan dalam rapat itu marah pada sang Kapolsek. Apalagi rapat itu dihadiri Pangdam V Brawijaya dan Wali Kota Surabaya.

Namun hendaknya sebagai pimpinan, Kapolda juga harus mau menyadari terhadap situasi dan kerja keras yang dilakukan para Kapolsek sejak munculnya pandemi Covid-19, pelepasan ribuan napi, bulan Ramdhan, dan Lebaran. “Sebagai perwira Polri yang baru pertama kali menjabat sebagai Kapolda, Irjen Fadil hendaknya mau memahami tugas berat para Kapolsek di lapangan, sehingga tidak mengedepankan sikap arogansi dan mentang mentang menjadi pimpinan,” ujar Neta.

IPW berharap Kapolda Jatim bisa belajar dari sikap yang ditunjukkan Menhan Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus itu tampak santai mengerjai asisten pribadinya yang ketiduran di sela sela rapat yang dipimpinnya. Melihat asistennya tertidur Prabowo lantas duduk di sampingnya. Tak berselang lama, asistennya itu kemudian terbangun dan tampak kaget saat melihat Prabowo duduk persis di sampingnya. Bukannya marah, Prabowo hanya tertawa.

“Tidak ada arogansi yang muncul karena sebagai pimpinan Prabowo menyadari bahwa tugas yang diemban asistennya itu cukup berat. Sehingga sangat manusiawi jika tertidur,” tuturnya.

Untuk itu IPW berharap tindakan yang dilakukan Kapolda Jatim terhadap Kapolsek Gubeng jangan lebay. Pencopotan jabatan terhadap dirinya sudah sangat berat. “Bagaimana pun tindakan tegas terhadap anak buah harus tetap terukur dan sebagai atasan harus mau mengukur serta menghargai anak buahnya yg sudah bekerja keras untuk menjadikan Polri yang promoter di tengah pandemi Covid-19,” tandasnya. (Syam).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here