Saturday 22nd September 2018

DISKOMINFO TUBAN MENGADAKAN SOSIALISASI, PELATIHAN WEBSITE DESA, APLIKASI TAPROSE TEMANKU

DISKOMINFO TUBAN MENGADAKAN SOSIALISASI, PELATIHAN WEBSITE DESA, APLIKASI TAPROSE TEMANKU

Tuban – indoshinju.com – Dari Tuban Smart City Menuju Jenu Smart Village

Bertempat di Kantor Kecamatan Jenu.Dinas Komunikas dan Informatika ( Diskominfo ) Kabupaten Tuban, pada tanggal 09 Juli kemarin, mengadakan Sosialisasi dan Pelatihan Website Desa serta Aplikasi Taprose Temanku.

Camat Jenu Moh. Maftuchin Riza STP. MM. ketika di konfirmasi oleh Wartawan Selasa (10/07/2018) mengatakan, dari awal pihaknya menjabat Camat Jenu satu bulan yang lalu, Riza, begitu sapaan akrabnya mengaku bahwa baru dua Desa yang sudah online.

 

Dan ketika pihaknya mendapat info akan diadakan Sosialisasi dan Pelatihan Website Desa Serta Aplikasi Taprose Temanku oleh Diskominfo, pihaknya mengaku mencoba untuk memompa semangat para staff yang ada di Kecamatan dan Desa agar segera mengaktifkan ( online ) website desanya masing -masing.“ Dan alhamdulillah, sebelum pelaksanaan sosialisasi sudah meningkat,” jelas mantan Camat Bangilan ini.

Di katakan Riza, sebelum sosialisasi berlangsung, Website Desa yang online sudah meningkat menjadi 9 Desa, dan setelah pelatihan, lanjut Riza, meningkat menjadi 12 dari 17 Desa di Kecamatan Jenu.“ Sampai hari ini insya’ Allah  15 Desa dan harapan kami di bulan Juli ini tuntas 17 desa sudah online semua,” ungkap Camat Terbaik ke -5 lomba Sinergitas Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut.

Dengan onlinenya Website Desa tersebut, ia berharap agar Desa dapat mempromosikan berbagai jenis kegiatan dan produk unggulan masing -masing,“ Dari Tuban Smart City menuju Jenu Smart Village,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang ( Kabid ) Pemberdayaan dan Pengembangan Teknologi Informasi pada Diskominfo Tuban Agus Heru P, SP., pada pelaksanaan sosialisasi kemarin, sebanyak 12 Desa telah mengaktifkan Website Desanya ( online ) dari 17 Desa di Kecamatan Jenu. “ Dan mereka mempunyai komitmen untuk mengaktifkan semua website desa pada bulan Juli ini,” terang Agus.

Website Desa tersebut, lanjut Agus, juga dalam rangka untuk menunjang kegiatan Smart City yang harus di mulai dari Smart Village.

Di dalam Website Desa tersebut Agus melanjutkan, Diskominfo Tuban, memberikan aplikasi yang bernama SID ( Sistem Informasi Desa ) yang bersifat gratis. Dalam SID tersebut, lanjut Agus, terdapat fitur surat menyurat, yang sudah sesuai dengan standart resmi dari Pemkab, dan hal tersebut bisa di gunakan untuk surat menyurat yang di kelola administrasi Website Desa,“ Ke depan, sistem tersebut akan kita onlinekan dari Desa ke Kecamatan,” ungkapnya.

Kemudian, Ia juga mengaku bahwa ke depan, pihaknya juga akan menggunakan Quick Respon (QR) Code sebagai pengganti tanda tangan di gital, dengan terlebih dahulu berkoordinasi kepada Bagian Umum yang mempunyai wewenang dalam surat menyurat.

Agus juga mengimbau, agar administrasi Desa terus aktif dalam mengelola Website Desa dan Aplikasi SID tersebut.

“ Sayang kalau tidak maksimalkan, karena ini untuk mempermudah,” jelas Agus.

Ia juga menargetkan bahwa dua tahun ke depan, masyarakat nantinya tidak perlu ke Kecamatan atau Kabupaten untuk mengurus administrasi kependudukan,“ Itu salah satu bentuk smart village,” jelas Agus. ( AGUS ).

No Responses

Leave a Reply

19 − seventeen =