Home Headline Buronan Terpidana Kasus Hak Tagih Bank Bali Joko Chandra Akan Menempati Rutan...

Buronan Terpidana Kasus Hak Tagih Bank Bali Joko Chandra Akan Menempati Rutan Salemba

394
0
SHARE

Jakarta,Indoshinju.com

Mabes Polri resmi menyerahkan buronan hak tagih Bank Bali, Joko Chandra ke Kejaksaan Agung, Kejaksaan Agung pun langsung mengeksekusi terpidana kasus hak tagih Bank Bali itu. Serah terima ini di lakukan Gedung Bareskrim mabes polri

Dirjen pemasyarakatan kementerian hukum dan Ham Reynhard Silitonga mengatakan dengan diserahkanya  Joko Chandra dengan demikian saat ini sudah berstatus sebagai terpidana atau warga binaan dan sudah menjadi tanggung jawab dari Dirjen Lapas

“Mulai malam ini yang bersangkutan, saudara Joko Chandra menjadi narapidana dan sekaligus warga bina lembaga Pemasyarakatan” Kata Reynhard Silitonga di Jakarta, Jumat 31 Juli 2020.

Reynhard melanjutkan meski sudah diserahkan ke Diitjen pemasyarakatan, tapi Joko Chandra akan tetap ditahan di cabang rutan salemba cabang yang ada di bareskrim polri.

“Dimana penempatan di cabang rutan Salemba Mabes Polri yaitu tentunya dalam rangka pemeriksaan selanjujya.” Terangya.

Di tempat yang sama Kabareskrim  polri komjen pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dengan di tempatkan tersangka Joko Chandra di rumah tahanan Mabes Polri sekaligus untuk mempermudah melanjutakan  pemeriksa dan penyidikan terkait kasus  pemeriksaan aliran dana dari joko chandra maupun ke pihak-pihak lainya.

“Ini tentu juga mempermudah Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut kepada Joko Chandra” terang Kabareskrim  polri komjen pol Listyo Sigit Prabowo

Listyo menyampaikan, penempatan Djoko Tjandra di rutan Bareskrim hanya bersifat sementara. Nantinya akan dikembalikan ke rutan Salemba ketika proses penyelidikan telah selesai.

Untuk di ketahui Proses penandatangan eksekusi atau penyerahan Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Agung dipimpin langsung oleh Kabareskrim, Komjen Listyo Sigit Prabowo beserta Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Reynhard Silitonga, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono.

Proses penyerahan itu dilakukan tepat sehari usai Djoko ditangkap dan dipulangkan dari Malaysia pada Kamis 30 Juli 2020 malam Ke bandara halim perdanakusuma di Jakarta.(Syam ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here