Home Headline Bupati Bojonegoro Sampaikan Strategi Kebijakan Pemerintahan Daerah Pada Forum Penanggulangan Covid 19

Bupati Bojonegoro Sampaikan Strategi Kebijakan Pemerintahan Daerah Pada Forum Penanggulangan Covid 19

442
0
SHARE

Bojonegoro _ indoshinju.com

Bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah sampaikan strategi Kebijakan Daerah pada forum webinar “Kendali Penanganan Covid 19 Milik Pusat atau Daerah ?. Acara yang terselenggara atas inisiasi Komnas HAM  berkolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil CISDI (Center For Indonesia’s Strategic Development Initiatives) turut dihadiri beberapa tokoh sebagai pembicara, diantaranya : Beka Ulung Hapsara (Komisioner HAM), Diah Saminarsih ( Senior Adviser On Gender And Youth WHO), Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng), Nihayatul Wafiroh (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI), Anna Mu’awanah (Bupati Bojonegoro), Akmel Taher (Anggota Tim Pakar Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19), Robert Na Endi Jaweng ( Direktur Eksekutif Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah), dan Budi Setyarso (Pimred Koran Tempo) Rabu, 20/05/2020.

Di forum virtual Pendopo Malowopati Bojonegoro, Bupati sampaikan beberapa strategi kebijakan Pemerintah pusat dan Daerah untuk memutus mata rantai Covid 19 di Kab. Bojonegori yaitu :
– Desentralisasi penanganan covid 19 berbasis Desa hingga RT.
– Sosialisasi serta mempersiapkan Tim Gugus Tugas Covid 19 dari Tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa.
– Memperkuat azas kegotong-royongan dalam lapisan masyarakat Desa.
– Melakukan pemantauan bagi warga yang mudik dari daerah zona merah serta menyiapkan shelter di tiap Desa sebagai tempat isolasi.
– Memperketat jam malam untuk mengurai tingkat kerumunan baik di Kota maupun Desa.
– Tracking dan melaksanakan rapid test kepada pedagang-pedagang pasar tradisional.
– Social control di daerah zona merah.
– Upaya komunikasi dengan Pemprov Jatim untuk realisasikan tes swab sendiri di RSUD Bojonegoro.
– Peningkatan kesadaran masyarakat untuk tetap menjalankan protokol Covid 19 disetiap aktifitas.

Menjelang hari Raya Idul Fitri yang kurang beberapa hari lagi ke depan, Bupati  menghimbau kepada seluruh warga Bojonegoro untuk dapat melaksanakan Shalat Ied di lingkungan keluarga masing-masing, dan sebaiknya tradisi silaturohim ke tetangga dilaksanakan secara virtual sesuai anjuran Pemerintah Pusat.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro Budi Hendrawan menambahkan, untuk pembagian zakat fitrah yang biasanya antri dan terjadi kerumunan, sebaiknya dicentralkan di titik-titik tertentu dan dibagikan secara door to door langsung ke rumah penerima. Dan menjelang malam takbiran beliau menghimbau agar seluruh warga tidak melaksanakan takbir keliling, dapat dilaksanakan di rumah masing-masing, “nanti kita akan lakukan patroli di setiap wilayah” tuturnya.

Turut hadir Kajari Sutikno, Sekda Nurul Azizah, Kepala OPD, serta tamu undangan.(ISC.Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here