Home Hukum Askun : Kebijakan Lockdown Yang Dianjurkan Pemkab Karawang Harus Diikuti Oleh Solusi...

Askun : Kebijakan Lockdown Yang Dianjurkan Pemkab Karawang Harus Diikuti Oleh Solusi Dan Memberikan Logistik Terhadap Masyarakat Miskin

422
0
SHARE

Karawang,jabar Indoshinju.com

Senin,23/3/2020 Antisipasi penyebaran corona virus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kelurkan surat edaran untuk masyarakat  melakukan lockdown. Karantina atau tidak keluar rumah sampai batas waktu 14 hari kedepan tersebut bertujuan untuk memangkas mata rantai penularan covid-19.

Hal itu dianggap efektif cegah corona virus, namun tidak sedikit orang atau tokoh yang mengkritisi kebijakan itu.

Salah satunya datang dari pemerhati pemerintah sekaligus praktisi hukum Asep Agustian ke Indoshinju.com memaparkan,”Kebijakan lockdown yang dianjurkan Pemkab Karawang harus diikuti oleh solusi memberikan logistik terhadap masyarakat miskin yang pendapatannya tidak menentu”,katanya.

Sambung Askun,”Jika lockdown ini bagi mereka masyarakat menengah ke atas masih dapat bisa diterima, tapi kalau oleh masyarakat yang miskin tentu akan berbeda pandangannya,” ujarnya.

Maka dari itu,minta kepada pemerintah untuk mengeluarkan anggaran khusus atau luar biasa untuk diberikan kepada masyarakat miskin sampai lockdown dihentikan,saranya.

“Ini kejadia luar biasa, pemerintah perlu negeluarkan anggaran khusus yang diberikan kepada masyarakat miskin selama waktu untuk lockdown dihentikan, bisa saja mata anggaran tersebut dari salah satu program fisik digeser peruntukannya,” jelasnya.

Lebih lanjut Askun juga menjelaskan plot anggaran yang diambil tersebut diyakininya tidak akan menjadi sebuah temuan BPK maupun KPK asal peruntukannya jelas dan diberikan tepat sasaran.

“Kalau anggarannya diberikan kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan tidak akan menjadi persoalan karena semua tahu saat ini kita dalam kondisi darurat asalkan perinciannya jelas,” katanya.

Tambah Askun, jika anjuran lockdown yang dikeluarkan pemkab ini dilakukan tanpa diikuti oleh solusi akan sia-sia.

“Kalau pemerintah hanya menganjurkan untuk lockdown saja tanpa solusi yang mending jangan, harus disertai solusi, uangnya kan ada kecuali Pemkab tidak punya anggarannya dan akui bahwa Pemkab tidak mampu,” tandasnya.(Pri ISC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here