Sunday 17th December 2017

ADD 2017 Desa Bandorasa Wetan Cilimus Patut Dipertanyakan, Diduga Kuat Ada Kebocoran Anggaran

ADD 2017 Desa Bandorasa Wetan Cilimus Patut Dipertanyakan, Diduga Kuat Ada Kebocoran Anggaran

KUNINGAN indoshinju.com Pengalokasian dana desa yang berada di desa bandorasa wetan kecamatan cilimus kuningan jawa barat di nilai oleh masarakat kurang efektip karena untuk pengaspalan jalan dusun akan memakan anggaran yang cukup Fantastik.

Kasi ekbang DEDI ROSADI sewaktu di konfirmasi oleh pihak media di ruang kerjanya di dampingi ketua BPD memaparkan, penggunaan anggaran desa tahap ke kedua 2017 prasarana pisik untuk desa bandorasa wetan salah satunya akan di alokasikan untuk latasir dengan pagu anggaran sebesar 137 juta.

       Pekerjaan latasir di dusun pahing Rt 05 dengan panjang 167 meter lebar 2,2, Rt 07 panjang 75 meter lebar 2,4.l, Rt 08 panjang 117 meter lebar 2,2, di dusun manis Rt 03/04 panjang 216 lebar 2,2, di dusun pon panjang 63 lebar 2,4, polume keseluruhan 5 titik kegiatan kurang lebih 1590 meter persegi dengan pagu anggaran berdasarkan mupakat dari semua pihak 137 juta, jelas kasi ekbang kepada media sambil memegang rencana anggaran biyaya (RAB).

     Keadaan perencanaan Fisik dari dana desa untuk latasir di desa bandorasa wetan kecamatan cilimus ini di sinyalir oleh pihak masarakat yang namanya tidak mau di korankan menginformasikan tentang desa bandorasa wetan yang kurang efektip efesien diduga kuat ada kebocoran anggaran.

,”saya minta ada pihak lembaga terkait bisa turun ke lapangan untuk mengkaji ulang penerapan latasir yang ada di desa bandorasa wetan, karena yang kami lihat volume dengan panjang hampir 1590 meter persegi bisa menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah hampir rp 137 juta,engga realistis emang menghitung volume dan RAB nya bagaimana Sih pak saya engga mengerti padahal saya juga biasa di proyek paham hitungan volume, kalau melihat harga pada umumnya pekerjaan latasir permeter hanya 60 ribuan sedangkan di desa ini hampir kurang lebih di anggarkan 86 ribuan dalam permeternya cetusnya.   

 Pihak masarakat kuningan dan masarakat bandorasa wetan mengharapkan turun tanganya pihak lembaga inspektorat, BPKP, kejaksaan untuk mengkaji ulang anggaran dari dana desa yang ada di desa bandorasa wetan supaya bisa di uji riel di lapangan karena dugaan kuat anggaran mark up dari anggaran pengalokasian dana desa sangatlah kental terasa, di harapkan juga pihak polsek benar benar menjalankan tugasnya dalam pengawasi dana desa, hingga meminimalisir terjadinya kebocoran uang negara.

      Sangat di sayangkan Ketika pihak media indosjinju.com, mitrapol, lintas indonesia hedak komfirmasi terkait permasalahan di atas, kepala desa ARAHMAT ST selalu menghindar, beberapa kali pihak media ingin komfirmasi namun lagi lagi kades selalu menghindar nyelonos pergi begitu saja seolah olah menghiraukan dan seolah olah kebal dengan(DD/Red)

No Responses

Leave a Reply

10 − 9 =